Ke Singapore? Apa Aja yang Perlu Disiapkan

2017_0426_12000800Dari dulu saya merasa perlu menulis cerita perjalanan di blog ini tapi tak pernah jadi kenyataan. Sekarang harus diusahain setelah saya merasakan sendiri keribetan tiap mau ke suatu tempat dan perlu baca-baca lagi. Walaupun udah bolak balik ke satu tempat, tapi yang namanya memori otak itu gak selamanya abadi. Lupa udah jadi sifat alami manusia. Baiklah, maafkan aku ya blogku yang sudah penuh debu ini, lebih enam bulan gak pernah melirik-lirik ke sini.

Saya adalah seorang perfectionist yang sangat anti sekali dengan perjalanan yang tanpa terencana, bagi saya semuanya harus direncanakan, dijadwal dan diperkirakan dengan matang karena dulu pernah terjadi ini. Banyak yang tidak suka dengan cara seperti ini, tapi cara ini membuat saya tenang dan merasa aman. Ini salah satu yang membuat saya berani berangkat sendirian kemana-mana, jika semuanya sudah dituliskan dan dijadwalkan sampai ke plan B jika plan A tidak berjalan sesuai rencana. Dulu bahkan hanya untuk sebuah perjalanan ke Jakarta, biasanya saya akan baca-baca dulu naik bus apa, naik angkot apa ke tempat tujuan tersebut. Tapi itu dulu zaman ojek online belum ada.

Oke lanjut, beberapa waktu lalu saya dapat tantangan untuk ngeguide satu keluarga (keluarga sendiri sih, hehehe) ke negara tetangga. Walaupun ini adalah ke-empat kalinya saya bolak balik ke Singapore (mulai kambuh jumawanya), yang namanya bikin itenarary, studi literatur ke blog-blog traveler atau nama kerennya riset tetep kudu dilakukan beberapa minggu sebelumnya. Di saat seperti itulah saya mulai merasa, kenapa sih dari dulu gak nulis di blog sendiri? Tuh kan, harus nyari-nyari lagi. Nah, untuk postingan pembuka seputar travelling, kali ini saya akan membahas tentang hal apa aja sih yang perlu diketahui dan dipersiapkan sebelum berangkat ke Singapore. Syukur-syukur kalau ada yang bisa ngambil manfaatnya  karena nyasar ke blog ini.

  1. Tiket Pesawat, Keberangkatan dari CGK, dan Kedatangan di Changi Airport

Tiket pesawat ke Singapore atau Malaysia bisa dibilang lebih murah dibanding tiket perjalanan domestik Indonesia seperti ke Bali, Lombok, ataupun Padang. Jadi ga perlu nunggu jadwal promo pun kamu bisa berangkat ke sana dengan mudah dan murah. Banyak yang menjadikan Singapore dan Kuala Lumpur adalah jalur pemanasan untuk petualangan perjalanan ke luar negerinya.

Ada yang pernah nanyain, ke Singapore perlu visa nggak sih?

Nggak perlu, yang perlu disiapkan cuma passport. Warga negara Indonesia bebas visa ke negara-negara se-Asia Tenggara.

Perlu nyiapin airport tax gak sih?

Nggak perlu lagi, karena airport tax udah include waktu beli tiket. Biasanya kalau dari Padang ke Jakarta kan bayar airport tax dulu.Masih kan ya? Kalau dari Jakarta ke Padang masih bayar airport tax gak ya? Kog jadi lupa gini, saking udah lama gak pulang :’(.

Boleh bawa air minum, hand body lotion, sabun, sampo (cairan) gak?

Boleh aja asal jangan melebihi 1 liter. Sekalian jangan lupa bawa botol air minum karena di Singapore banyak tersedia air minum di kran yang bisa diminum dan bersih. Lumayan bisa diisi ulang kalua bawa botol air minum, kan. Saya suka bawa botol air minum yang bisa tahan panas ini karena saya suka bikin kopi, hehehe. Kalau lebih dari 1 liter biasanya botol air minum atau cairan tersebut minta ditinggalkan atau dibuang oleh petugas bandara. Ada kejadian saat temen bawa sambel roa petugas minta buka kopernya dan diperiksa dulu, untung aja dibolehin bawa.

 

Hal penting yang menjadi catatan bagi saya adalah perkirakan sudah sampai di Bandara minimal 2 jam sebelum keberangkatan. Hal yang tidak bisa diprediksi biasanya adalah antrian di loket check in dan di Imigrasi tidak selalu mulus. Pada keberangkatan pagi biasanya loket imigrasi yang dibuka masih sedikit sehingga terjadi antrian yang panjang. Kalau datangnya udah mepet waktu, biasanya ini bakal bikin deg-degan. Kalau di imigrasi Singapore ada lane khusus untuk orang tua (elderly), ibu hamil, ibu yang bawa anak balita, atau orang-orang yang udah last minutes harus terbang, tapi di Jakarta atau Kuala Lumpur saya belum menemukannya.

2017_0425_09514300

Sampai di Changi jangan lupa isi arrival card yang dibagikan di pesawat atau kalau tidak dapat bisa diambil di meja di dinding sisi kiri sebelum imigrasi. Biasanya saya sering bertemu TKI yang nanya-nanya cara ngisi kartu tersebut di sini. Kartu itu terdiri atas berbagai pilihan bahasa, meminta informasi umum mengenai data penumpang, pesawat, negara sebelum masuk ke Singapore, negara selanjutnya setelah dari Singapore, alamat di Singapore, dan beberapa pertanyaan lainnya. Selain itu, di dekat meja tersebut ada juga rak yang menyediakan maps dan informasi mengenai berbagai destinasi di Singapore dalam berbagai Bahasa. Pilihlah yang paling lengkap dengan bahasa yang paling mudah dipahami. Selanjutnya tinggal mengikuti lane di Imigrasi dengan menyiapkan paspor dan arrival card. Santai, rilex, dan jangan takut saat ditanya petugas imigrasi kalau perlu kasih senyuman termanis ;). Jawab pertanyaan yang mereka tanyakan dan jangan tegang. Jika tidak bisa berbahasa Inggris biasanya mereka bisa berbahasa melayu. Apalagi jika melihat orang Indonesia mereka biasanya akan langsung berbahasa Melayu karena banyak disangka orang Malaysia. Terkadang ada yang apes jika passportnya masih kosong kena random check di sini. Jika dibawa ke ke kantor, cukup jawab semua pertanyaan dengan tenang dan jangan panik.

Setelah dari Imigrasi, petugas imigrasi memberikan potongan arrival card dan jangan sampai hilang karena kartu tersebut akan diminta kembali saat meninggalkan Singapore di bagian Imigrasi. Kemudian keluar dari Imigrasi kamu bisa mengambil bagasi dan menuju pintu keluar Terminal. Insya Allah seluk beluk Airport Changi akan dibahas di postingan lainnya.

  1. Transportasi

Setelah keluar dari terminal bandara yang perlu dilakukan adalah membeli kartu sakti ezlink atau Singapore Tourist Past (STP). Kartu tersebut adalah kartu e-money yang digunakan untuk pembayaran Mass Rapid Transport (MRT), LRT, ataupun bus di Singapore. Bagi yang berencana bakal bolak-balik ke Singapore lebih baik beli ezlink, karena kartu ini bisa digunakan sampai lima tahun ke depan. Tapi bagi yang cuma ingin ke Singapore sekali aja, bisa gunakan STP karena kartu ini didesain untuk turis yang tinggal di Singapura selama 1- 3 hari saja. Menurut info yang saya baca, STP lebih murah dibandingkan ez-link untuk turis. STP dapat dibeli melalui internet atau langsung di counternya dengan sistem sewa.

IMG_20170522_224637

Ez-link card dapat dibeli di stasiun-stasiun MRT, di bagian ticket office. Tapi di toko-toko yang ada di luar Terminal 1 biasanya juga banyak toko yang menjual kartu ezlink, Singapore day pass, dan ada juga yang menjual kartu telepon seluler. Harganya $12, yang berisi uang $7. Sisanya sebesar $5 untuk harga kartunya.  Ketika pertama kali ke Singapore, saya udah tinggal beres untuk urusan ezlink ini karena teman yang saya tumpangi di Singapore sudah mempersiapkan semuanya sebelum saya sampai. Kartu ezlink sudah disipakan beserta isinya jadi saya tinggal pakai. Tapi saat main ke sana lagi saya merasa perlu punya kartu ezlink sendiri daripada ngerepotin terus dan ini juga lebih simple dan hemat, keluar bandara langsung naik MRT gak naik taxi, hehe. Naik taksi dari Bandara ke rumah temen (dekat stasiun Tanah Merah) biasanya kena 8-12 SGD (tergantung waktu), bisa seharga satu kartu ezlink.

2017_0425_10510000Secara udah lama banget top-up dan saat nyampe ternyata isi saldo saya cuma $5, saya merasa perlu melakukan top-up kembali untuk 3 hari di Singapore. Mulai lah saya ikut antri di belakang bule-bule yang juga kebingungan top-up ezlinknya. Di depan tampak ada petugas yang memandu dan saya merasa tenang, kalau saya bingung nanti mungkin dia bisa bantu. Ternyata setelah bule di depan saya selesai, petugasnya langsung beralih ke bule di mesin sebelah. Ah, apa karena wajah saya yang Melayu ini, dikira udah bisa top-up sendiri. Akhirnya saya coba-coba aja sama adik dengan mengikuti petunjuk yang ada di mesin. Untungnya di belakang tidak ada yang lagi ngantri.

Cara top-up ezlink card :

  1. Letakkan kartu di tempat kartu bagian tengah
  2. Pilih add value di layar monitor
  3. Kemudian masukkan uang di tempat memasukkan uang, alau tidak salah sebelah kanan atas ada lubangnya, ada beberapa pilihan $10, $20, atau $50.
  4. Pastikan kartunya telah terisi uang dan angkat setelah ada perintah untuk mengangkat kartu.

Keluar dari terminal, bisa pilih transportasi apa yang ingin digunakan, bisa MRT, bus, ataupun taxi. Jika ingin menggunakan MRT, maka harus naik sky train dulu ke terminal 2 karena MRT ada di terminal 2 yang terletak di bawah (turun 3 tingkat).

2017_0426_08534600

Jika ingin menggunakan bus atau taxi bisa langsung keluar terminal dengan mengikuti petunjuk arah bus atau taxi. Kemudian kita bisa langsung ikut antri di lane yang tersedia.

  1. Penginapan

Pernah suatu ketika saya bela-belain berangkat malam jam 21.30 WIB demi bisa naik Air France yang artinya nyampe Singapore jam 23.30 (waktu Singapore), baru keluar dari imigrasi jam setengah satu dan ujung-ujungnya nginep di Bandara (untuk pertama kalinya) karena udah kemaleman. Menghabiskan waktu dari jam 1 sampai jam 5 itu terasa sangaaaat lama sekali, karena AC-nya Changi Airport yang super duper dingin. Cukup sekali aja numpang nginap di Bandara, saya kapok yang ada besoknya badan sakit dan capek jadi gak maksimal untuk jalan-jalannya.

Selama ini jika ke Singapore saya selalu numpang di kondomium teman yang seorang guru di Sekolah Indonesia Singapore jadi saya kurang berpengalaman mengenai penginapan di Singapore. Beberapa alternatif untuk menginap bisa di hostel yang isinya 5-6 orang sekamar dengan shared bathroom rata-rata harganya sekitar $15-25/night/person atau jika ingin lebih privacy bisa menginap di Airbnb, menginap di rumah/apartemen/kondomium penduduk asli Singapore dengan harga minimal sekitar $45, atau hotel yang dapat diisi dua orang sekamar dengan kamar mandi di dalam kamar minimal seharga $45 (patokan harga April 2017).

IMG_20170427_133935_647

Oke, sepertinya cukup sekian dulu tulisan yang lama kelamaan koq jadi mirip karya ilmiah begini karena udah lama gak nulis dan rasanya agak kaku. Next, kita bahas mengenai tempat wisata di Singapore yang murah dan kece-kece.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s