Danke für Ihre Hilfe [ Edisi : Dozo ]

Kamis malam, aku memutuskan untuk berangkat kursus di saat kondisi fisik agak kurang sehat. Setelah mandi dan sholat magrib terasa ada energi tambahan untuk berangkat. Malam itu adalah malam terakhir di sesi bahasa Jerman karena minggu depan sudah mulai ujian akhir. Seperti biasa jarak dari kos ke tempat kursus yang tidak seberapa jadi memakan waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke sana. Fyuuh, akhirnya sampai juga dengan telat 20 menit. Seperti biasa kelas sudah penuh dan kali ini penuh sesak sampai ada shaf tambahan di deret paling depan.

“Frau masih ada kursi yang kosong?” tanyaku di depan pintu sehingga membuat seluruh mata melihat ke arahku.

“Sebentar..sebentar” jawab Frau Dhita sambil membagikan kertas latihan kepada yang lain. Kelihatannya Frau Dhita bingung dengan kondisi ini. Di sisi lain aku masih mencari celah agar dapat mengikuti kelas pada malam itu dengan segala latar belakang yang kuat seperti yang kuutarakan di awal tadi.

Tiba-tiba di tengah kebingungan itu ada yang menawarkan kursinya kepadaku.
“Ooh, mau ikut kelas ya? Pakai kursi saya aja” Ucapnya menawarkan.

“Jangan..jangan. Aku cari dulu” balasku tidak enak menerima tawaran itu.

” Iya ga pa pa. Pakai aja” ucapnya sambil berjalan meninggalkan kursinya dan menuju arah pintu.

“Dozo” ucapnya lagi ketika berpapasan denganku yang masih terpaku di depan pintu.

dozo_2

Dalam pikirku, haaa…dia merelakan kursinya dan tidak ikut kelas terakhir pada malam itu. Mungkin dia sudah pintar, atau udah sering ikut kelas bahasa Jerman, atau jangan-jangan dia CS ILC sehingga merasa ga begitu perlu ikut kelas saat itu. Ah, jadi tambah bingung dan merasa bersalah.
Btw, ‘dozo’ artinya ‘silakan’ ya. Walaupun aku belum pernah ikut kelas bahasa Jepang dan sebingung2nya keadaanku waktu itu, otakku masih bisa mentranslate artinya dozo. Haha…Hmm, berarti dia juga ikut kelas Bahasa Jepang.

Akhirnya aku menuju tempat duduk itu. Eiitss…apa kabar teman2 sekelas dan Frau Dhita? Apa tiba-tiba menjadi diam tak bergerak terhenti oleh waktu melihat adegan itu?
Jangan terlalu berkhayal, ini bukan drama korea. Yang jelas aku juga tidak begitu memperhatikan teman-teman lainnya pada saat itu.

Tak cukup semenit aku duduk di kursi itu, ternyata orang yang menawarkan kursinya tadi sudah kembali sambil menyeret sebuah kursi. Aha, ternyata dia mencari kursi di kelas lain. Akhirnya terjawablah pertanyaan-pertanyaanku tadi :D.
Dia bukanlah orang yg ingin meninggalkan kelas pada malam itu karena merasa sudah pintar dan juga bukan CSnya ILC #ups ^_^V *peace*

Sekarang dia duduk persis di depanku. Alhamdulillah, rasa bersalahku sedikit terlegakan. Satu hal yang aku yakini, dia adalah orang baik yang dengan ringan menawarkan bantuannya kepada siapapun termasuk yang belum dikenalnya. Suatu ketika beberapa menit sebelum pulang, aku menangkap matanya yang memperhatikan tulisan di catatanku. Dia tersenyum malu ketika aku memergokinya. Hehe, sebagai orang yang telah ditolong aku juga tidak mau menghakiminya, mungkin saja dia sedang iseng jadi kubalas dengan senyum juga.

Ketika kelas usai, dia langsung berjalan ke luar kelas sambil menyeret kursi yang dibawanya tadi agar tidak menghalangi jalan keluar teman-teman yang lain.
Ketika dia keluar dari kelas sebelah setelah meletakkan kursinya, kembali aku berpapasan dengannya. Tanpa bermaksud menghindar (kebiasaan jelekku selama ini) aku melemparkan senyum kepadanya sebagai ucapan terima kasih yang belum sempat terucap. Sayangnya bibirku juga belum mengucapkan itu ketika berpapasan.
Dia juga membalas dengan senyum seakan mengerti maksudku.

Domo arigato gozaimasu. Danke für Ihre Hilfe. Jazakallahu khairan katsiira. Semoga Allah membalas segala kebaikannya dengan kebaikan-kebaikan yang lebih banyak lagi.

Satu hikmah yang bisa kupetik ” Pertolongan Allah itu sungguh dekat”. Bahkan untuk hal-hal kecil yang tak pernah terpikirkan selama ini. Alhamdulillah.

***

Sumber gambar : di sini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s