Tawaran ke Jerman

Kabar gembira untuk kita semua…

manggisBegitu becandaan teman-teman setelah meeting sore tadi. Becandaan itu menirukan salah satu iklan,  karena saat itu kami semua dapat pembagian buah yang salah satunya buah manggis. Setelah rapat, saya beralih ke musholla untuk sholat ashar dan bersiap-siap pulang. Setelah sholat ashar, tiba-tiba saya dipanggil oleh atasan saya dan ditawarkan untuk mengikuti sebuah pelatihan.

Ibu N : “Alfi, mau ikut pelatihan?”

AL : “Pelatihan apa Bu?”

Ibu N: “Ini ada pelatihan tentang quality assurance

AL : “Waah,,, dimana Bu?”

          Biasanya salah satu kampus di Jogja sering mengadakan pelatihan ini.

Ibu N : “Jerman”…

Jengjeng….jengjeng…kabar gembira untuk kita semuaa

Tiba-tiba lagu iklan M*stin tengiang-ngiang di telinga

AL : Syaratnya apa aja Bu? Waah, pasti harus ada syarat khusus ini itu bla bla bla…

(Kemudian percakapan berlanjut dan saya semakin antusias 😀 )

…………..

……..

…..

BrandenburgTor_in_early_morning_light

Woww…Jerman. Ini mimpi atau lagi di dunia khayalan sih? Tiba-tiba ditawarkan ke Jerman. Sejak masih duduk di bangku SMP kelas 3 saya sudah punya mimpi suatu saat ingin ke Jerman.  Beberapa hari lalu setelah kemenangan Jerman di piala dunia, keinginan itu muncul kembali. Pada hari Senin lalu, saya sempat iseng mencari-cari program ke Jerman yang hanya beberapa minggu atau beberapa bulan.  Keanyakan programnya mensyaratkan batas usia tertentu atau dalam status mahasiswa. Dalam hati terbersit kembali, “Yaa Allah semoga suatu saat aku bisa ke sana”.

Allahu Akbar!!! Tak disangka, hanya dalam hitungan beberapa hari setelah keinginan itu diucapkan Allah memperlihatkan KuasaNya. Saya benar-benar takjub dengan tawaran tak terduga yang ditawarkan kepada saya sore ini. Kenapa bisa benar-benar pas begini. Pas sedang ingin-inginnya, pas datang tawaran sebuah program yang tidak mensyaratkan batas usia dan status mahasiswa, tapi ada syarat lain yang harus dipenuhi. Allah memberikan kesempatan itu hari ini, sore ini. Sekarang, tinggal saya mengambil kesempatan itu atau melewatkannya? *think*

Maka nikmat Tuhan-Mu manakah yang kamu dustakan?

Maka nikmat Tuhan-Mu manakah yang kamu dustakan?

Maka nikmat Tuhan-Mu manakah yang kamu dustakan?

Begitu bunyi salah satu ayat yang selalu diulang-ulang dalam surat Ar-Rahman. Tak ada keraguan lagi sedikitpun akan Kuasa-Nya. Tugas kita sebagai hamba hanya berbaik sangka pada-Nya. Yakinlah, cepat atau lambat suatu saat do’a itu akan dikabulkan oleh Allah. Apalagi di bulan yang penuh berkah ini, banyak berkah-berkah yang diturunkan, banyak waktu-waktu mustajab untuk berdo’a.  Sebagai hamba-Nya kita hanya perlu berusaha, berdoa, dan selanjutnya percayakan semua pada-Nya.

Sore ini saya pulang dengan senyum-senyum sampai gak kepikiran lagi membeli makanan untuk buka puasa, karena rasanya sudah kenyang saja. Ups..kan belum buka puasa. Kebahagian itu seperti menyuntikkan energi ke seluruh tubuh :-D. Sebenarnya baru ditawarkan seperti ini saja saya sudah senang. Senang sekali. Apalagi jika benar-benar bisa berangkat. Allah memang benar-benar Maha Mendengar apa yang dipinta hambanya baik yang diucapkan dengan lisan maupun yang baru terbersit atau diucapkan dalam hati. Allah terasa begitu dekat. Mudah bagi Allah mengabulkan keinginan hambaNya.

Jadi, cerita Jerman tadi gimana kelanjutannya? Kalau mau tau gimana kelanjutannya, kita ngomonginnya di personal message aja yaaa :-D. Biar makin penasaran :-).

*****

Backsound :

Subhanallah

(Ingatlah)

by Opick

Berhentilah sejenak, tarik nafas yang dalam

Rasakanlah karunia waktu yang masih diberikan

Sela-sela pusing dan sunyimu

Berdzikirlah kembali akan banyaknya kenikmatan

Bersyukurlah pada-Nya, karena Allah Maha dermawan

Lebih banyak suka dari dukamu

Ingat- ingatlah ..rasa-rasalah… jalan kenikmatan

Puji pujilah..syukur-syukurlah.. hanya pada Allah

Subhanallah…walhamdulillah…walailah hailallah

Allahu Akbar..Allahu Akbar

Iklan

Satu pemikiran pada “Tawaran ke Jerman

  1. keren, ditunggu kelanjutan ceritanya…
    bukti kekuatan sebuah doa & harapan… 🙂
    Jerman, salah satu negara yg cukup sering saya ingat, dari jaman dulu masih SMA punya temen di sana, sampe sekarang ada salah satu client kerja di sana, semoga suatu hari nanti bisa nyampe sana… 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s