Memberi Waktu Pada Logika

emot lineMengapa kita saling membenci?

Awalnya kita saling memberi

Apakah mungkin hati yang murni sudah cukup berarti?

Ataukah kita belum mencoba,

memberi waktu pada logika?

Tiba-tiba potongan lagu Naif yang berjudul Air dan Api itu menyentakkanku di saat menunggu keputusan sidang isbat hari ini. Tak terasa Ramadhan sudah menjelang.

Ramadhan, haruskah aku berpura-pura merindukanmu; Sementara di setiap kedatanganmu, kaki-kaki kesadaranku masih terus melekat ditarik gravitasi-gravitasi nafsu? Sungguh-sungguhkah aku menyambutmu, atau sekadar rutinitas seremonial gegap gempita yang kering dari makna?Ramadhan, memang seharusnya aku tak menyalahkan siapa-siapa: Akulah diri yang bebal dan kepala batu. Selamat datang, Ramadhan.

Begitu juga dengan potongan tulisan Fahd Djibran di atas yang juga seperti menyentilku.
Ramadhan, ternyata tahun ini aku masih bisa bertemu denganmu. Meski datangmu terkadang jatuh pada waktu yang berbeda bagi beberapa kalangan. Belum afdhol rasanya jika aku tidak menyambutmu dengan memohon maaf pada semua orang yang pernah berinteraksi denganku.
 shakehand2
Pada kesempatan kali ini saya memohon maaf kepada semua teman teman, sahabat, kakak/adik atas segala khilaf dan salah baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Semoga tak ada lagi benci dan dendam yang tertanam.

Selamat menunaikan Ibadah Puasa untuk yang menjalankannya. Semoga puasa kita tahun ini diterima Allah SWT dan dapat menjadi momen perbaikan diri bagi kita semua. Aamiin.

shakehand3

“Mengerti bahwa memaafkan itu proses yang menyakitkan. Mengerti, walau menyakitkan itu harus dilalui agar langkah kita menjadi jauh lebih ringan.”

–Tere Liye, novel “Tegar”

Iklan

4 pemikiran pada “Memberi Waktu Pada Logika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s