Perempuan Seperempat Bagian

Gambar 1

Beberapa hari ini wordpress susah banget dibuka. Ada yang ngerasain hal yang sama? Atau ini cuma terjadi di Paris (Pariaman & sekitarnya) saja. Bagaimana dengan teman-teman wordpresser di belahan dunia lain? Syukurnya, pagi ini udah lancar lagi. Alhamdulillah yah..

Okeh, cukup dulu untuk curcolnya, yang mau dibahas kali ini bukan  mengenai wordpress yang beda dari biasanya. Tapi ini mengenai tempat yang selama Ramadhan menjadi tempat  yang paling sering dikunjungi. Ya..Mesjid. 

Sebenarnya hal yang mau saya ungkapkan ini, bukan saya amati selama Ramadhan kali ini. Tapi ini udah lama sejak saya pindah ke Bandung, cuma sebatas saya lihat dan amati. Nah, akhirnya muncul kembali ketika saya pulang kampung kali ini dan sholat di mesjid dekat rumah. Secara tidak sengaja saya mengcompare kembali.

Dulu waktu baru pindah ke Bandung, setiap ke mesjid ada sesuatu yang janggal yang saya rasakan. Coba perhatikan gambar di bawah ini :

Yang saya maksud janggal itu bagian yang saya lingkari di atas. Mungkin yang merasakannya dan memperhatikannya cuma kaum perempuan.

Pemandangan seperti ini banyak saya lihat di mesjid-mesjid yang lumayan luas dan besar. Dari gambar terlihat, sepertinya perempuan cuma dapat tempat kurang dari seperempat bagian luas mesjid keseluruhan. Hmm…kenapa bisa seperti itu ya? Padahal kan jumlah perempuan di bumi ini sudah semakin banyak melebihi pria (konon kabarnya).

Saya menganggap aneh dan janggal, karena sebelumnya (di daerah saya ) biasanya bagian tempat shalat untuk perempuan itu setengah dari luas mesjid. Saking luasnya, jadi agak lega dan nggak terlalu dempet-dempetan banget kalo sholat.
Nah, beda banget kalo di mesjid yang sangat luas, dan ternyata tempat shalat untuk perempuannya kecil dan sempit, agak gimanaaa gitu. Rasanya, seperti kesempitan di lapangan besar. Itu perasaan saya waktu awal-awal ke Bandung sih.

Akhirnya, sambil mengamati dan terus mencari jawaban, lama kelamaan, saya mulai terbiasa dan mulai memaklumi. Mungkin bagian tempat shalat perempuan yang kecil itu dimaksudkan oleh pengurus masjid karena perempuan lebih baik shalat di rumah daripada di mesjid. Jadi jumlah jamaah perempuan yang datang ke mesjid tidak sebanyak laki-laki.

*Gambar 1 diambil dari sini
Iklan

11 pemikiran pada “Perempuan Seperempat Bagian

  1. setuju bangeeeeeeeet. prihatin banget kalo liat kondisi kayak gitu. apalagi kalo di musola mall2 gitu. kita kan tau kalau mall itu jarang sepi, jadi musolanya juga rame. tp kenapa tempat solat buat cewek cuma secuil? padahal cewek jumlahnya udah bejibun dibanding jumlah cowok.. 😦

  2. kalo ngga salah, biasanya itu untuk shalat wajib. kalau taraweh diperluas kok tempatnya..

    Oiya, salam kenal sesama urang piaman yo.. 😀

  3. yup, memang perempuan lebih utamanya sholat dirumah walau tidak dilarang juga untuk sholat di masjid. sedang bagi laki-laki adalah wajib sholat berjamaah di masjid selama tidak ada hal-hal yang melebur hukum wajib tersebut.

  4. “Mungkin bagian tempat shalat perempuan yang kecil itu dimaksudkan oleh pengurus masjid karena perempuan lebih baik shalat di rumah daripada di mesjid. Seperti halnya yang disunnahkan rosul. Jadi jumlah jamaah perempuan yang datang ke mesjid tidak sebanyak laki-laki.”

    Saya memilih persangkaan yang ini mbak Rina.

    salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s