“Tasapo” Sembuh dengan Obat Penurun Panas

sumber gambar : google images

Assalamu’alaikum sahabat blogger semua. Apa kabar? udah lama juga nih ga update danmanyapo” sahabat semua. Kalo kelamaan bisa-bisa jadi blogger gagal nih. Yah…hampir 21 hari meninggalkan blog untuk urusan ini dan itu, yang tidak perlu saya sebutkan detailnya, ujung-ujungnya berakhir pada kesimpulan manajemen waktu yang kurang baik.

Walaupun jarang update tulisan di blog namun saya tetap aktif di dunia maya lainnya, yaitu facebook. Ha ha.. entah kenapa kebiasaan yang satu itu sulit saya tinggalkan walau sesibuk apapun. Kalau lagi pengen nulis, saya lebih tertarik menulisnya di note daripada membuka wordpress ini. Yah..mungkin penggunaannya yang mudah sehingga bisa update tulisan dari hp. Bagaimanapun menariknya menulis di note facebook akhirnya saya kembali juga ke blog dan lebih menemukan kepuasan berekspresi di sini.

Kemarin, kondisi fisik saya mulai melemah. Ini dikarenakan semenjak tiga hari yang lalu saya kurang bersahabat dengan yang namanya nasi. Selera makan yang menurun mengakibatkan tidak banyak asupan makanan masuk ke dalam tubuh yang bisa diolah menjadi sumber energi. Ditambah dengan kondisi yang lemah, saya memaksakan diri keluar rumah untuk menunaikan kewajiban. Akhirnya saya mulai drop dan pada malam harinya harus berbaring lebih cepat di tempat tidur. Sepertinya sakit mulai menyapaku. Membaca kata-kata “sakit mulai menyapaku”, seorang teman berkata “jangan dijawab sapaannya”.

Awalnya saya agak ga nyambung dengan jawaban teman tersebut. Sapaan siapa sih? Setelah saya perhatikan dengan seksama, halaah..saya sendiri yang awalnya menulis kok malah jadi bingung. Saya jadi teringat dengan kata “tasapo” setelah membaca jawaban teman tadi. Loh, dia pikir saya tasapo ya. Tapi bener juga sih tasapo oleh demam.

Kalau anda orang minang pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata tasapo. Ketika saya searching di google, cuma ada beberapa referensi dari blog yang menyatakan tentang tasapo. Belum ada suatu referensi khusus mengenai tasapo di wikipedia atau semacamnya. Semoga makna tasapo yang saya berikan tidak salah.Β Tasapo itu suatu keadaan seperti kemasukan jin atau makhluk halus ditandai dengan badan panas dan menggigil . Biasanya dulu ketika masih kecil, jika saya main ke tempat yang sepi seperti parak (kebun) atau mandi di sungai pada tengah hari terik orang tua akan melarang dengan alasan bisaΒ tasapo. Namanya anak kecil, saya malah menjawab, siapa yang menyapa, kalau disapa ya dibalas dong sapaannya. Saya jadi bertanya-tanya makhluk seperti apa yang suka menyapa manusia ketika tengah hari terik. Saya sering membayangkan bentuk mahkluk itu, walaupun sampai sekarang masih jadi tanda tanya akan kebenaran tasapo itu.

Namun, tasapo yang saya alami sekarang bukan karena mahkluk halus atau semacamnya. Ini cuma disapa oleh demam yang mengingatkan untuk lebih mensyukuri nikmat sehat. Demam yang mengingatkan untuk lebih menjaga pola makan dan memperhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Awalnya saya mencoba untuk tidak minum obat dan mengatasinya dengan imun tubuh karena saya tidak ingin ketergantungan dengan obat. Tapi apa daya, makin lama tubuh ini semakin panas dan kepala semakin berat, matapun sulit terpejam. Saya menyerah dan akhirnya meminum obat penurun panas. Alhamdulillah, saya tertidur dan beberapa jam setelah itu panas saya reda. Tasapo (karena demam) sembuh dengan obat penurun panas .

Iklan

34 pemikiran pada ““Tasapo” Sembuh dengan Obat Penurun Panas

  1. Welcome back Rina…. iya nih aku pikir kemana nih Rina, lama banget gak update… menuliskan ide di blog tuh lebih terbaca mbak… saya ada posting baru tentang social networking vs blogging πŸ™‚

  2. hehehe kirain udah g bakalan update lagi wkwkw
    saya bolak balik setiap hari tapi ketemu masakan padang mulu sampe bosen mau koment dimana eh eh eh ^^
    alhadulillah bisa bertemu lagi uni..

  3. Kalau awak sangkek ketek-ketek dulu, urang tasapo baubek jo ayia nan babacokan ayat suci Al Quran. Antah kini apo masih ado juo panyakik tasapo tu. Salam kenal, Rina. Nice blog. Link yo.

    • bantuaknyo masih ado kini yg diobati dgn ayia nan babacokan ayat suci Al Quran tu pak

      Salam kenal pak…
      Ok linknyo lah dipasang pak πŸ™‚

  4. salam kenal nih,, wah ternyata ‘tasapo’ bahasa minang toh,, lumayan nambah kosa kata daerah,, tasapo=meriang,, hhe..

    tambo cie..^^

  5. Iya mbak rina. Kepercayaan2 tsb memang masih hidup di tengah2 masyarakat kita. Meskipun frekuensinya sekarang sudah mulai berkurang, tapi tetap ada dan kukuh hingga saat ini

  6. Wa’alaikumsalam. πŸ˜€

    Setahu saya, demam itu adalah salah satu mekanisme tubuh manusia dalam memerangi penyakit di dalam tubuh. πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s