Hari Sadar Bising Sedunia

sumber gambar : google images

Ternyata hari ini 28 April adalah Hari Sadar Bising Sedunia. Waaa…ada juga ya peringatan hari semacam ini. Kalau tau dari dulu, saya salah seorang yang akan masuk dalam Komunitas Masyarakat Bebas Bising itu. Apalagi kalau saya lagi sakit gigi, suara bising sangat mengganggu dan menyiksa sekali.

Suara keras yang melebihi desibel normal ini yang bisanya kita kenal dengan suara bising. Selain mengganggu mood juga memiliki dampak negatif terhadap kesehatan. Yang paling jelas, indera pendengaran akan terganggu dan bisa menyebabkan ketulian. Lalu menurut penelitian, baru-baru ini kebisingan juga bisa menyebabkan terganggunya proses fisiologis jaringan otot dalam tubuh manusia dan akan memicu emosi yang tidak stabil. Ketidakstabilan emosi mengakibatkan seseorang mudah mengalami stress, apalagi jika ditambah dengan penyempitan pembuluh darah, maka dapat memacu jantung untuk bekerja lebih keras memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam waktu yang lama, tekanan darah akan naik, dan hal inilah yang dapat menimbulkan penyakit hipertensi.

Waahh…segitu parahnya akibat kebisingan. Hari ini saya ingin mengetahui lebih banyak tentang kebisingan dan organ telinga, yang saya dapatkan di kapanlagi.com seperti berikut :

Seperti kita tahu telinga manusia terdiri dari tiga bagian, bagian luar, tengah dan dalam. Bagian luar dan tengah berperan penting dalam pengumpulan serta pengiriman suara. Sementara telinga dalam memiliki mekanisme agar tubuh tetap seimbang dan bertanggung jawab untuk mengubah gelombang suara menjadi gelombang listrik.

Melalui lubang telinga, suara yang masuk akan menggetarkan selaput kaca pendengaran dalam rongga telinga. Getaran ini akan menggerakkan tulang-tulang pendengaran sampai ke tulang sanggurdi. Cairan dalam cochlea (rumah siput) pun ikut bergetar. Getaran cairan ini membuat sel-sel rambut terangsang, rangsangan inilah yang ditangkap saraf pendengaran yang akhirnya diteruskan ke otak.

Kemampuan manusia untuk mendengar frekuensi suara mulai dari 20 hertz sampai 20.000 hertz. Kita juga bisa mendengar suara desibel (tingkat kebisingan) dari 0 (pelan sekali) sampai 140 desibel (suara tinggi dan menyakitkan). Suara lebih dari 140 desibel akan mengakibatkan gangguan pada kesehatan kita. Sehingga akan lebin aman dan nyaman jika kita mendengar suara tak lebih dari 80 desibel.

Hmmm..mengingatkan kembali dengan pelajaran  alat indera. Kita kembali ke “Hari sadar Bising Sedunia”, Masyarakat Bebas Bising hari ini menghimbau untuk, “Tutup telingamu selama 60 detik!” Seperti yang diberitakan oleh detiknews

“Aksi Massal Menutup Telinga Selama 60 Detik menganjurkan setiap individu mengistirahatkan sejenak organ pendengaran mereka dari paparan kebisingan,” kata Dimas Fuady dari Divisi Kampanye Masyarakat Bebas Bising dalam rilisnya yang diterima detikcom , Rabu (28/4/2010).

Aksi simbolik menutup telinga ini dilaksanakan siang nanti mulai pukul 14.15 – 14.16 WIB. Aksi ini bersifat massal namun bisa dilakukan oleh masing-masing individu secara mandiri di mana pun mereka berada.  Tak hanya di Indonesia, Dimas menuturkan pada saat yang bersamaan aksi serupa juga dilakukan oleh banyak orang di belahan dunia lain.

Untuk mengurangi dampak kebisingan dan risiko penurunan kesehatan pendengaran, Masyarakat Bebas Bising menganjurkan beberapa cara kepada masyarakat luas:

1. Agar memperhatikan suara-suara yang kita ciptakan sendiri dan menghormati hak tetangga untuk memperoleh suasana lingkungan yang damai dan tenang.
2. Mengecilkan volume radio, televisi serta sistem stereo pribadi.
3. Tidak membunyikan klakson kendaraan, kecuali dalam kasus bahaya.
4. Memakai pelindung pendengaran yang memadai jika harus berada dalam lingkungan yang bising.
5. Mematikan televisi selama makan malam dan percakapan yang tenang.

Ternyata Komunitas Masyarakat Bebas Bising ini baru didirikan pada tanggal 23 Januari 2010 lalu yang diketuai oleh Slamet Abdul Syukur. Waahh…saya jadi ingin mengetahui lebih banyak tentang komunitas ini. Bagi yang juga ingin mengetahuinya silakan bergabung di groupnya.

Mari Kita dukung Aksi Massal Menutup Telinga Selama 60 detik hari ini. Yaa..kalau mau lebih dari 60 detik juga ga pa pa.Hehe 😉

SELAMAT HARI SADAR BISING SEDUNIA

Iklan

36 pemikiran pada “Hari Sadar Bising Sedunia

    • 60 detik itu cuma aksi simbolik untuk mengistirahatkan sejenak organ telinga dari kebisingan

      Sebenarnya tujuannya mengajak masyarakat luas untuk lebih mengenal dan waspada terhadap kebisingan di lingkungan sekitar yang dampaknya semakin mengancam kesehatan

    • Saya juga baru tau kemaren
      Yup…Kayaknya emang harus disosialisasikan lebih luas lagi

      Salam Kenal juga mas Duta 😉
      Ok…langsung menuju TKP

    • tunggu saja besok dan besoknya lagi…ada peringatan hari apa..
      yang jelas 17 agustus Hari Kemerdekaan RI…hehe 🙂

      salam kenal juga mas hakim 😉

  1. benar, biasanya akibat terlalu sering mendengar suara2 keras, cara bicarapun akan berbeda daripada orang yang jarang sekali mendengar sura bisingan itu.

    • yups…tentunya kalau sering mendengar suara keras,,,cara bicaranya juga akan keras karena harus teriak-teriak kalo bicara di tempat bising…hehehe 🙂

  2. serius baru tahu ada hari sadara berisik alias tutup telinga. kayaknya peringatan hari itu gak setiap tahun mestinya, tapi setiap hari. apalagi lagi jalan2 di kota2 besar

  3. klu aku cuma tahu hari tenang…atau harap tenang ada ujian..ato harap tenang ada orang sakit..De eL eL…

    ternyata ada hari sdar bising tho..???
    katrok juga ya….

  4. Bising alias Noise…. saya paling terganggu dengan bising karena saya tinggalnya di pinggir jalan Propinsi, setiap detik ada kenderaan yang lewat, dan jalannya ramai bangets 🙂

  5. Wew ternyata sekarang semuanya serba sedunia ya. Ada-ada saja. Saya sering menutup telinga, pake’ headset mbak. Biar lebih konsen dengerin lagu, film, atau yang butuh knsentrasi. 😀

    • Yup…semuanya serba Go Internasional
      Supaya telinganya terlindungi, dengerin musik dari headset volumenya jangan terlalu keras mas 🙂

  6. hehe, ternyata ada juga hari ‘sadar bising sedunia’ :mrgreen:
    tapi memang polusi suara itu tidak sehat…bikin sakit telinga,
    plus sakit hati karena marah2, hehe..

  7. Wahhh…baru tau juga ada hari sadar bising sedunia… Perlu publikasi lebih lanjut ne…
    Perasaan tanggal 28 April itu, ketika naik angkot perjalanan dari pasar ke rumah tetap aja angkotnya bising music malah lagunya ngebit lagi… Bikin telinga pekak sebelah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s