Hexagonic Flava

Sore ini, setelah  membaca novel Reuni Fobia karya Lina Liana membuat saya teringat dengan teman-teman ketika di bangku SMA dulu. Bukan Fobia untuk reuni seperti judul novel itu, tapi perasaan kangen yang membuat saya flashback ke masa 5-6 tahun yang lalu. Yap….my  Hexagonic Flava. Nama itu muncul dari usulan salah seorang teman, Irvan Harimena. Tepatnya ketika kita ingin membuat baju kebesaran kelas, jaket keas ;-). Yang artinya begini : (semoga saja tidak salah mengartikan 😉 )

Hexagonic : dari kata hexagonal = segi enam yang melambangkan sarang lebah

Flava : kata Harimena merupakan bahasa slank dari “Flavour” yang artinya aroma atau rasa. Seperti madu yang memiliki aroma dan rasa (kira-kira gitu ya Van? ;-))

Makna filosofisnya, kelas kami itu seperti lebah yang tidak bisa diam dan bahkan sering mengeluarkan suara keras jika guru tidak ada di kelas, sampai kedengeran ke ruang majelis guru. Walaupun  cenderung noisy, namun kelas kami memiliki segudang prestasi yang patut dibanggakan ibaratnya madu yang manis dan beraroma sehingga aromanya tercium kemana-mana (haha..lebay dikit). Yaa… seperti  seekor lebah yang sering bersuara bising ketika terbang, namun ia menghasilkan madu yang manis dan bermanfaat bagi banyak orang.

Gimana tidak ribut, dengan 38 orang siswa yang kreatif dan kritis, ada  berbagai macam tingkah dan kegiatan yang dilakukan untuk memanfaatkan jam kosong ketika guru tidak ada di kelas. Ada yang belajar berkelompok, ada yang diskusi mengenai jurusan dan universitas yang akan dipilih, ada yang ngegosip, ada yang menyendiri, ada yang becanda dan masih banyak lagi. Hmmm…jadi rindu untuk kembali ke masa-masa itu.

Jadi kangen untuk berpacu menyelesaikan soal matematika yang diberikan Pak Nazwir dan berebut untuk menjadi lima orang pertama yang menyelesaikannya. Kalau ini malaikat juga tahu, pasti Selly lah yang kan jadi juaranya–dinyanyikan dengan gayanya BCL ;-). Kangen makan martabak mie, yang setiap pagi dibagikan Leny, sambil mengendap-ngendap di tengah pelajaran yang sedang dijelaskan guru di depan. Mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan guru Ibu Ratna Murni sering menjadi korban keusilan kami ini (maaf ya Bu :-(). Teringat ketika belajar kimia dengan Pak KD yang sering membuat kami tegang karena takut disuruh menjawab soal ke depan kelas, kalo ga bisa dihukum berdiri di depan kelas. Belajar fisika dengan wali kelas kita tercinta Ibu Hasnida. Belajar Biologi dengan Bu Azni yang selanjutnya diiringi tertawa cekikikan dari belakang setelah mendengar kata “manempe” untuk kata menempel yang disebutkan Ibu tersebut. Begitulah masa yang penuh dengan kenakalan dan keisengan dunia remaja.

Yaahh..masa beberapa tahun silam itu adalah masa-masa yang paling indah.  Masa yang tidak bisa diulang lagi, namun masih bisa kita kenang. Kenangan indah yang akan di simpan di dalam hati ini sampai kapanpun. Walaupun sekarang kita sudah berjauhan dan tersebar dimana-mana, semoga hati kita masih terikat dengan satu nama Hexagonic Flava. Semoga diantara kita masih saling merindukan dan saling menyayangi sebagai sahabat. I miss u all Hexagoners.

Kita tidak akan tahu betapa berartinya teman dan sahabat di samping kita,,,hingga kita kehilangannya ..

Kita tidak akan tahu apakah kita merindukannya… hingga kita bertemu dengannya…

Iklan

22 pemikiran pada “Hexagonic Flava

  1. kadang kita memang tak menyadari saat masih SMA membuat nama yang begitu unik kini terasa maknanya. angkatan saya sewaktu SMA membuat nama kelas adalah Satrio Alaska, para ksatria anak-anak kelas fisika, yang memang hanya 6 orang yang wanita di antara 40 siswa lainnya

    • Waah…cuma 6 orang wanita ya pak,,pasti jadi rebutan tuh..hehe 🙂
      Jauh berebeda sekali keadaannya dengan sekarang. Perbandingan laki-laki dengan perempuan bisa-bisa kebalikannya 6 orang laki-laki dan 32 orang perempuan

  2. flava tu bhs inggris sleng na, dari flavour..arti e aroma atau rasa. yap penjelasannyo lah na jalaih an sadoe.

    tadinyo malah pengen blog atau web sekalian, tapi kayaknya grup fb pun cukup. milis se jadi terbengkalai,he3.

    keep blogging na..

  3. Hoooo.. “Hexagonic flava”… nama angkatan dan nama kelas ya.. 🙂
    Jadi inget juga masa SMA nih, dengan berbagai macam nama angkatan dan generasi. :mrgreen:

  4. huaaa.. jadi takana maso2 sma kelas 1 yang awak latihan nari di pinggir pantai na.. the matrix dance.. yang anginnyo kancang bana.. yang sudah tu awak makan sate jo bakwan.. hahha..bilo bisa kayak gitu liak yo..

  5. Ping balik: Re-Uni | PeLaNgi DiaRyNa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s