Bangkitkan Kembali Semangat Menulis (Belajar Nulis Lagi)

Menulis atau menuangkan ide-ide terkadang menjadi sulit ketika kita tidak punya bahan atau ide untuk dituliskan. Masih jelas sekali di ingatan ketika saya masih SD, membuat tugas mengarang adalah hal yang paling berat saya lakukan. Guru Bahasa Indonesia  selalu memberi tugas untuk membuat karangan minimal 3 halaman (bukan 3 lembar). Selama kurang lebih 3 tahun belajar Bahasa Indonesia dengan guru tersebut,  tugas mengarang selalu menjadi tugas wajib.  Saya sering mengeluh kalau mendapat tugas itu.

Pertama-tama saya rasakan sangat… sangat…sangat sulit. Kemudian, saya berusaha dan terus berusaha. Mulai dari menuliskan hal yang sederhana seperti cerita tentang liburan yanga ada di imajinasi saya.  Lama kelamaan mengarang menjadi hal yang tidak terlalu berat bagi saya. Ternyata mengarang itu mengasyikkan.  Alhamdulillah  nilai mengarang saya makin lama makin bagus.  Apalagi ketika saya tau, Guru Bahasa Indonesia memberikan pujian atas karangan saya kepada orang tua.  Jujur, hal tersebut membuat saya semakin termotivasi untuk menulis, walaupun baru berupa karangan.

Ada beberapa teman yang bilang, “tentu saja nilai mengarang kamu bagus, lha wong kamu anaknya wartawan “.  Hal tersebut sempat membuat saya agak down. Saya tidak ingin sesuatu yang saya lakukan karena embel-embel nama orang tua. Di lubuk hati yang paling dalam saya ingin melakukannya karena kemampuan sendiri. Papa juga sering menyuruh  membuat berita untuk diterbitkan di koran. Setidaknya berita kegiatan sekolah. Mungkin itu salah satu caranya untuk mengajarkan anaknya menulis. Namun, saya masih enggan karena terasa masih ada embel-embel nama orang tua. Akhirnya, ketika di bangku kuliah barulah hidayah itu datang. Semasa kuliah saya bergabung dengan organisasi kemahasiswaan yang bergerak dalam penulisan karya ilmiah yaitu Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa (PPIPM) UNP.  Saya ingin belajar menulis ilmiah karena saya rasakan itu dapat menunjang dan bermanfaat bagi kelancaran perkuliahan. Alhamdulillah, setelah bergabung di PPIPM banyak sekali perbaikan dari cara menulis saya. Sampai akhirnya membantu dalam penyelesaian skripsi.

Setelah sekian lama tidak menulis, sekarang keinginan itu muncul kembali. Namun, sangat terasa sekali kekakuan karena telah lama tidak menulis. Seperti tulisan saya sekarang ini, yang masih kacau dan berserakan. Walaupun begitu, saya ingin kembali menulis. Saya ingin kembali menuangkan ide-ide yang ada di pikiran. Agar ide-ide itu tidak terbang begitu saja. Salah satunya bisa saya ekspresikan di blog sederhana ini. Walaupun baru bisa jadi blogger amatiran. Sedikit cerita tentang blog ini. Sejak kuliah saya ingin sekali punya account blog. Saya pikir membuat blog itu susah. Setelah mendapatkan ajakan terus menerus dari adek saya yang tidak henti-hentinya mengkampanyekan orang untuk Go Blog, akhirnya terciptalah blog sederhana ini. Ternyata untuk punya account blog itu tidak sulit, bisa selesai dalam hitungan menit (katro banget ya ;-)…baru bisa bikin blog).  Saya harap blog ini dapat menjadi wadah untuk belajar nulis lagi dan membangkitkan kembali semangat menulis di diri saya . ^_^.

” Menulis adalah ekspresi diri”

Iklan

10 pemikiran pada “Bangkitkan Kembali Semangat Menulis (Belajar Nulis Lagi)

  1. hoho…
    akhirnya lahir juga blog akak…

    keep spirit..
    tuk terus berbagi dan go blog…

    Okey…
    I will always invite you to go blog…

  2. Jangan berhenti menulis, menulislah terus, karena dengan menulis akan bisa menimbulkan ide-ide dan keriatifiatas u dalam pemikirbaran anda.

  3. Menulis tu adalah hal yang sangat menyenangkan. Bagi padil Internet merupakan perpustakaan yang besar yang di dalamnya terdapat apa-apa saja yang ingin kita pelajari, tidak dibatasi oleh jurusan atau profesi yg qT jalani…

    =======================================================
    Yup dil….dr internet banyak hal bisa kita pelajari
    Makasi udh berkunjung ya ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s