idul fitri

Salah satu cara memperbaharui teman lama adalah dengan re-uni. Itulah yang hampir setiap tahun kami lakukan, perkumpulan teman-teman sekelas saya ketika SMA yang kami namakan hexagonic flava. Namun baru Ramadhan kali ini rencana buka puasa ramadhan tidak berujung sepakat karena tidak didapatkan jadwal yang pas di antara kami. Baca entri selengkapnya »

eidTaqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Taqabbal yaa kariim.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H

Wünsche euch allen einen schönen Zuckerfest Baca entri selengkapnya »

Hai..hai. Gak nyangka, hari ini tepat sudah 5 tahun blog ini eksis di dunia maya. Eksis? eh..hehe. Tepat di hari ini 5 tahun lalu, saat saya sedang tidak punya begitu banyak kesibukan, dianjurkan oleh adikku tersayang untuk menghabiskan waktu dengan menulis di sini, di wordpress. Jadilah Pelangi Diaryna ini, yang kala itu masih dengan nama lain.

Di hari ulang tahun blog ini, saya tidak ingin membahas tema khusus tentang ulang tahun seperti biasa-biasanya. Saya tidak ingin muncul di kala ulang tahun saja, walaupun kenyataannya seperti itu, momennya saya mood untuk nulis memang pas ketika ada mommen khusus semacam ulang tahun. Ups. Okey, lanjut yaaa. Hari ini saya mau share sesuatu yang akhir – akhir ini katanya sedang booming di instagram. Katanya nggak gahol kalo nggak melakukan hal #kekinian yang satu ini. Sejujurnya, saya yang seorang pengguna instagram aktif benar-benar nggak ‘ngeh’ dan terlambat mengetahui fenomena #kekinian yang banyak muncul dengan hashtag #InstagramInMyHand. Sehr etwas.
image

Baca entri selengkapnya »

Reblog Euy. Gajimu Berapa?!

Posted: 20 Februari 2015 in Tak Berkategori

Originally posted on Setitik Hikmah dalam Kehidupan:

Mana yang mau dikeplak???? – with Ramdani, cindy, and Adi

View on Path

Lihat yang asli

Kamis malam, aku memutuskan untuk berangkat kursus di saat kondisi fisik agak kurang sehat. Setelah mandi dan sholat magrib terasa ada energi tambahan untuk berangkat. Malam itu adalah malam terakhir di sesi bahasa Jerman karena minggu depan sudah mulai ujian akhir. Seperti biasa jarak dari kos ke tempat kursus yang tidak seberapa jadi memakan waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke sana. Fyuuh, akhirnya sampai juga dengan telat 20 menit. Seperti biasa kelas sudah penuh dan kali ini penuh sesak sampai ada shaf tambahan di deret paling depan.

“Frau masih ada kursi yang kosong?” tanyaku di depan pintu sehingga membuat seluruh mata melihat ke arahku.

“Sebentar..sebentar” jawab Frau Dhita sambil membagikan kertas latihan kepada yang lain. Kelihatannya Frau Dhita bingung dengan kondisi ini. Di sisi lain aku masih mencari celah agar dapat mengikuti kelas pada malam itu dengan segala latar belakang yang kuat seperti yang kuutarakan di awal tadi.

Tiba-tiba di tengah kebingungan itu ada yang menawarkan kursinya kepadaku. Baca entri selengkapnya »

Rindu

Posted: 5 November 2014 in Curcol, DiaRyNa
Tags: , ,

Sebenarnya Rindu, tapi melirik saja tidak mampu

Sebenarnya Rindu, tapi mendekat saja tidak mampu

Sebenarnya Rindu, tapi malah berpura-pura tidak rindu dan bersikap cuek Baca entri selengkapnya »

Hari Pertama

Posted: 28 Oktober 2014 in Curcol, DiaRyNa
Tags: , , ,

Hari ini aku mencoba merealisasikan program 14 hari lari pagi. Sebenarnya program ini terinspirasi oleh rekan kerja yang beberapa hari belakangan sering mengajakku lari pagi. Seperti biasa aku selalu malas-malasan kalau lari pagi di hari kerja, jadinya aku tidak pernah menyanggupi ajakannya untuk lari pagi.

Tapi pagi ini dengan mengumpulkan segenap tenaga dan energi aktivasi yang tinggi, aku mencoba melangkahkan kaki ke luar kos dan menghirup segarnya udara pagi. Kenapa 14 hari? 14 hari berturut-turut dianggap adalah waktu pembiasaan. Kalau 14 hari berturut-turut bisa dilalui, berarti hari-hari berikutnya diasumsikan tidak membutuhkan energi aktivasi yang terlalu tinggi. Baca entri selengkapnya »