Instagram in My Hand

Posted: 29 Maret 2015 in Tak Berkategori

Hai..hai. Gak nyangka, hari ini tepat sudah 5 tahun blog ini eksis di dunia maya. Eksis? eh..hehe. Tepat di hari ini 5 tahun lalu, saat saya sedang tidak punya begitu banyak kesibukan, dianjurkan oleh adikku tersayang untuk menghabiskan waktu dengan menulis di sini, di wordpress. Jadilah Pelangi Diaryna ini, yang kala itu masih dengan nama lain.

Di hari ulang tahun blog ini, saya tidak ingin membahas tema khusus tentang ulang tahun seperti biasa-biasanya. Saya tidak ingin muncul di kala ulang tahun saja, walaupun kenyataannya seperti itu, momennya saya mood untuk nulis memang pas ketika ada mommen khusus semacam ulang tahun. Ups. Okey, lanjut yaaa. Hari ini saya mau share sesuatu yang akhir – akhir ini katanya sedang booming di instagram. Katanya nggak gahol kalo nggak melakukan hal #kekinian yang satu ini. Sejujurnya, saya yang seorang pengguna instagram aktif benar-benar nggak ‘ngeh’ dan terlambat mengetahui fenomena #kekinian yang banyak muncul dengan hashtag #InstagramInMyHand. Sehr etwas.
image

Baca entri selengkapnya »

Posted: 20 Februari 2015 in Tak Berkategori

Originally posted on Setitik Hikmah dalam Kehidupan:

Mana yang mau dikeplak???? – with Ramdani, cindy, and Adi

View on Path

View original

Kamis malam, aku memutuskan untuk berangkat kursus di saat kondisi fisik agak kurang sehat. Setelah mandi dan sholat magrib terasa ada energi tambahan untuk berangkat. Malam itu adalah malam terakhir di sesi bahasa Jerman karena minggu depan sudah mulai ujian akhir. Seperti biasa jarak dari kos ke tempat kursus yang tidak seberapa jadi memakan waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke sana. Fyuuh, akhirnya sampai juga dengan telat 20 menit. Seperti biasa kelas sudah penuh dan kali ini penuh sesak sampai ada shaf tambahan di deret paling depan.

“Frau masih ada kursi yang kosong?” tanyaku di depan pintu sehingga membuat seluruh mata melihat ke arahku.

“Sebentar..sebentar” jawab Frau Dhita sambil membagikan kertas latihan kepada yang lain. Kelihatannya Frau Dhita bingung dengan kondisi ini. Di sisi lain aku masih mencari celah agar dapat mengikuti kelas pada malam itu dengan segala latar belakang yang kuat seperti yang kuutarakan di awal tadi.

Tiba-tiba di tengah kebingungan itu ada yang menawarkan kursinya kepadaku.
“Ooh, mau ikut kelas ya? Pakai kursi saya aja” Ucapnya menawarkan.

“Jangan..jangan. Aku cari dulu” balasku tidak enak menerima tawaran itu.

” Iya ga pa pa. Pakai aja” ucapnya sambil berjalan meninggalkan kursinya dan menuju arah pintu.

“Dozo” ucapnya lagi ketika berpapasan denganku yang masih terpaku di depan pintu.

dozo_2

Baca entri selengkapnya »

Rindu

Posted: 5 November 2014 in Curcol
Tag:,

Sebenarnya Rindu, tapi melirik saja tidak mampu

Sebenarnya Rindu, tapi mendekat saja tidak mampu

Sebenarnya Rindu, tapi malah berpura-pura tidak rindu dan bersikap cuek Baca entri selengkapnya »

Hari Pertama

Posted: 28 Oktober 2014 in Curcol, DiaRyNa
Tag:, , ,

Hari ini aku mencoba merealisasikan program 14 hari lari pagi. Sebenarnya program ini terinspirasi oleh rekan kerja yang beberapa hari belakangan sering mengajakku lari pagi. Seperti biasa aku selalu malas-malasan kalau lari pagi di hari kerja, jadinya aku tidak pernah menyanggupi ajakannya untuk lari pagi.

Tapi pagi ini dengan mengumpulkan segenap tenaga dan energi aktivasi yang tinggi, aku mencoba melangkahkan kaki ke luar kos dan menghirup segarnya udara pagi. Kenapa 14 hari? 14 hari berturut-turut dianggap adalah waktu pembiasaan. Kalau 14 hari berturut-turut bisa dilalui, berarti hari-hari berikutnya diasumsikan tidak membutuhkan energi aktivasi yang terlalu tinggi.

05.19 … mulai

Mencoba berlari tanpa ada jeda. Hari minggu lalu aku cuma sanggup 5 menit. Yaah…pagi ini lumayan, peningkatan 1 menit, bisa 6 menit tanpa jeda. Pertama melalui rute alfamidi. Aku tidak mencoba track ke perumahan Islamic Village karena sepagi ini sudah begitu banyak mobil dan motor yang lalu lalang di sana.

Alhamdulillah, pagi ini cuma sanggupnya dua kali lari tanpa jeda ditambah jalan cepat. Pukul 05.45 aku sudah sampai kembali di kos. Dilanjutkan dengan aktivitas pagi memasak dan bersiap-siap ke Kampus. Sayangnya pagi ini aku belum bisa memanage waktu dengan baik. Berangkat jam 08.15 dsn sampai di kantor sudah jam 09.45 :'(.

Surprised !! Tahu nggak hari ini ada dua orang yang bilang kalau aku tambah gemuk :D. Sudah tidak salah program ini dimulai.

Semangaaat !! :-D

Pencarian

Posted: 25 Oktober 2014 in Curcol, Motivasi Diri
Tag:, , , ,

kesana-kemari-mencari-alamat-againKesana kemari mencari alamat….mencari alamat siapa sih? Pencarian apa sih? Hmm… Cerita begini …

Pada suatu sore menjelang magrib, saya bermaksud mencari toko beras. Kali ini saya mencari toko beras yang agak jauh dari kosan. Soalnya, toko beras yang ada di dekat kosan sudah dua hari selalu tutup pada saat saya sampai di kosan. Saya biasanya akan setia menunggu toko dekat kosan, karena beras langganan saya hanya ada di sana. Saya sudah cocok dengan jenis beras tertentu di sana.  Maklum, orang Minang biasanya agak sulit menyesuaikan dengan beras pulen yang banyak di jual di sini. Saya biasanya beli beras yang biasa digunakan untuk membuat nasi goreng, karena teksturnya yang berbulir jika sudah dimasak, tidak lengket, seperti kebanyakan jenis beras yang ada di Sumatera Barat. Akhirnya karena sudah beberapa hari menahan untuk tidak memasak nasi sendiri, jadinya saya putuskan untuk mencarinya di toko lain. Baca entri selengkapnya »

Menunggu

Posted: 21 September 2014 in Curcol, Uneg-uneg
Tag:, , ,

Screenshot_2014-09-21-22-28-57Ada yang bilang tak ada yang abadi di dunia ini
Ada yang bilang tak ada yang pasti di dunia ini

Tapi sesungguhnya tanpa kita sadari ada satu kepastian dalam kehidupan ini
Baca entri selengkapnya »